Nadi dibuat untuk pelaku UMKM yang selama ini balas WhatsApp manual dari pagi sampai malam. Kami percaya AI seharusnya membantu bisnis kamu — bukan menggantikan kamu.
Membantu UMKM Indonesia — yang hari ini menjalankan bisnis lewat WA manual, telepon, dan catatan di kertas — bertransformasi ke operasi digital-first tanpa harus menambah karyawan, tanpa alat mahal, tanpa proses rumit.
Membangun alat otomatisasi AI yang cukup murah untuk warung kopi di Jogja, cukup sederhana untuk owner tanpa latar tech, dan cukup kuat untuk bersaing dengan brand besar. Satu customer pada satu waktu — hingga digital jadi standar baru untuk UMKM Indonesia.
Enam prinsip yang kami pegang — menolak hype, menolak jalan pintas, menolak cara berpikir pendek.
Harga buat UMKM gak boleh mulai dari Rp 5 juta/bulan. Kami mulai dari Rp 149rb dan transparan soal biaya.
Tanpa agensi, tanpa konsultan, tanpa biaya setup. Register, isi profil bisnis, konek WhatsApp — 15 menit kelar.
History chat, kontak, data bisnis — semuanya tetap di tenant kamu sendiri. Gak dijual, gak dicampur antar customer.
AI harus tahu kapan diam. Saat owner chat manual, AI pause 30 menit otomatis. Saat customer cerita pribadi, AI gak nyela.
Paham Bahasa Indonesia, bahasa daerah (Jawa, Sunda), istilah lokal, pola bisnis UMKM. Bukan terjemahan tool asing.
Setiap minggu ada improvement. Bug dibalas dalam 24 jam. Feature request dari customer? Kami dengar.
Bikin Nadi karena teman-teman saya yang jalanin UMKM sering curhat soal balas WhatsApp sampai tengah malam. Saya solo builder — desain, coding, dan ship Nadi satu fitur per waktu.
Kami balas di jam kerja (09.00–18.00 WIB, Senin–Jumat).
Untuk support teknis, email kami — dibalas di jam kerja.